Minggu, 03 Juni 2012

Miss u

Baiklah, Apa yang terjadi.. oh Tuhan...

Setelah beratus2 hari bahklan sudah mencapai ribuan, kita berada di bagian yang berbeda. Selama itu juga kita sudah meninggalkan kebiasan lingkungan tempat kita berada dulu kala.

Pertama, Masih ingatkah dengan gedung dimana semua orang aktif pasti ngumpul disana, hayo tebak pasti ada yang sedikit2 lupa bahkan lupanya sudah banyak!! huhuh
Apakah itu tebak ya dikomentnya,,,,,,
Kalau yang masih ingat, saya acungkan jempol buat kalian,, greetfull lah..

Kedua, masih ingatkah kalian dengan tempat ibadah kita? apa coba namanya?
tebak lagi yah,, lupa2 ingat jga tuh,, kalo lupa parraaaaahh bangedh...
didepannya lah orang berkumpul, strategis sekali.. setiap kita ke kampus ngumpulnya dimesjid aja supaya gak langsung ketemu guru,, hahah

Ketiga, masih ingatkah dengan Godeg dan Ateu? ouh pasangan makanan yang dijual yang merupakan terfavoritlah zaman dahulu kala, gak tahu sampai sekarang apakah masih terfavorit, atau sudah tergeserkan dengan tekhnologi baru? apa itu saya tidak tahu.. yang pasti mereka berdua, telah berjasa dalam menahan permintaan si perut, ok.

Keempat, masih ingatkah dengan kolam renang dibelakang kelas SBI, kenapa kolam renang? karena ternyata kolam tersebut masih bisa dibuat swimming pool,, buat siapa? buat makhluk2 yang bisa berenang lah_hahah
ingatkah, pernahkah, memancing ikan dari sanan terus ikannya dibakar dan dimakan? "tanpa seizin guru tentunya" ingatlah yah,, kalo hal2 yang berbau nehatif..:)

Kelima dan menentukan masih ingatkah dengan si hafalan, si logika, si angka, si sehat, si seni dan si aturan??
masih ingat ga? itu lho yang bikin kita mabuk kepayang, keleper2 selama tiga tahun.. arrgggghh...
pastunya akan selalu ingat yah? "diragukan". apalagi kalo anak sains lanjut kuliahnya di Sosial.. beuhhh..
untunglah bagi yang sosial lanjutannya sosial lagi.. seenggaknya ada sedikit sekali yang ingat, mungkin itu juga.. tapi itulah yang membuat kita lolos normal ya bro, lulus dengan ya alhamdulilah selain bantuan tangan sendiri ada bantuan short message service sedikit hahahah tobat teman2...

Gimana sudah ingatkah semuanya??

let's think out of box, , jadikan masa lalu selalu jadi pelajaran untuk menumbuhkan kedewasaan kita sekarang dan masa depan,, Hidup Mahasiswa!!

Resep "Nasi Liwet D'brothers ala Batulawang"

sedikit berbagi "kerahasiaan" resep n bagaimana kami meracik segala bumbu untuk dituangkan dalam nasi, sehingga terbentuklah "nasi liwet d'brothers", mungkin ini sedikit pengaruh si batulawang dalam pengadonannya,, mari simak!!

Alat yang digunakan:
Tungku/kompor minyak/kompor gas
Panci
Centong

Bahan yang digunakan:
Beras 3 Kg
Bawang merah 3 butir
Bumbu penyedap masakan "Masako" 2 bungkus
Minyak goreng secukupnya
Garam secukupnya

Sambal "Mantafh"naya
Terasi 1 bungkus kecil

Tomat sayur 2 buah
Cabai rawit sebanyak2nya
Garam secukupnya

Sajian lauknya
ikan asin "apa ajah"

Langkah-langkah:
1. Hidupkan kompor/tungku_hahah
2. Cuci beras, dan isikan air berlebih setinggi 1 buku jari telunjuk.
3. Tambahkan minyak secukupnya, taburkan garam, cabai yang sudah diiris, bawang merah dan tomat sayur
4. Masukkan juga bumbu penyedap masakannya,,jangan lupa yang bikin enaknya..
5. Usahakan api stabil, jangan sampai kadang besar kadang kecil, karena hal itu bisa mempengaruhi cita rasanya.
6. Setelah airnya meresap, kecilkan api jika dikompor atau matikan api jika masaknya ditungku.
7. Masukkan ikan "asin apa ajah" untuk mematangkannya. dan ambil bawang merah, tomat dan cabai untuk dibuat sambal.
8. Diamkan sampai nasi matang. Sambil menunggu, teman2 bisa bikin sambal mantafhnya dengan bahan yang telah dinanak. tinggal ditambah terasi dan garam secukupnya, jadilah.
9. Cek nasi nya jika sudah tanak, maka angkat dan sajikan

*cukup untuk porsi ber 7 orang


Ada yang kurangkah??



kegalauan mengenal waktu

Satu waktu memiliki interpretasi kegiatan yang beragam itu adalah hal biasa bagi orang yang memilih pilihan lebih dari satu. Sebagai tendensi adalah dilema untuk memilih mana yang paling penting diantara sebanyak kegiatan yang ada. Peluang untuk menjadi kecewa di salah satu bagian itu pastinya ada sebagai konsekuensi telah memilih yang lain. Satu waktu tak bisa terbelah.

Kata "menghargai" adalah kata yang wajar bagi seorang pengrajin waktu, rajin dan selektif dalam memilih acara  dalam satu waktu tersebut. Kapanpun prioritas utama adalah yang paling penting. Prioritas dilihat dari keunggulan, baik komparatif maupun kompetitif. Manakah yang paling?

Waktu berjalan terus tak kan  berhenti kecuali Yang Maha Mengatur yang menentukan. waktu berjalan seiring iramanya, tak kan pernah berubah kecepatannya, semakin cepatkah atau semakin lambatkah. Tiap acara usai biasanya manusi beragitasi bahwa kenapa waktu begitu lama dan kenapa waktu begitu cepat. Bagi orang yang mengatakan waktu begitu lama ialah bagi orang tidak bisa memanfaatkan waktu dengan kegiatan positif, begitu sebaliknya bagi mereka yang mengatakan waktu itu begitu cepat, mereka lebih bisa mengefisienkan waktu. Tetapi ingat, rasa syukur adalah utama dalam setiap waktu yang telah kita lalui. Syukur sifatnya geometri. setiap kali syukur balasan dari Maha Pemberi akan berlipat atasnya.

Memilih sudah jadi keharusan, pertimbangan besar akan menjadi kebimbangan, tapi keyakinan akan meneguhkan. pilihlah sesuai hati nurani, sesuai dengan apa yang diyakini. Dan jangan pernah berkata "menyesal telah memilih ini". Jika menyesal ini pertanda ia adalah orang yang telah salah memilih atau hal tersebut rezekinya ditunda sama Sang Penguasa. tetaplah optimis, diri sendiri adalah penentu kemana si raga ini akan melaju!!

Sabtu, 02 Juni 2012

Kami lah d'brothers



     Nama ini pertama kali dilontarkan saat kami pulang dari air terjun sukamulya, kalo gak salah ide ini disampaikan oleh Dudi. Iseng-iseng jadi keterusan dan terbiasa dengan nama ini. Dimulai dari kegejean setelah UAN n UAS, gak da kerjaan selain persiapan buat masuk PTN/S/K. Di depan mesjid Al Hasanahlah dimulai ajakan untuk “ngaliwet”. Kebetulan disitu yang ada adalah diantara berenam entah siapa aja, yang pasti dengan agenda “ngaliwet” untuk kedua atau ketiga kalinya, terkumpulah kami sebanyak berenam dengan latarbelakang “pengangguran”.
Agenda dicanangkan dengan rapi, setiap harinya kami agendakan untuk jalan-jalan mengelilingi kota Banjar, “ngaliwet” di rumah salah satu anggota d’brothers gentian tentunya, “ngewarnet” bareng, badminton juga sampai-sampai kami sudah sampai pusing karena lapangannya super penuh dengan iat wallet, buka bersama, traktiran makan bersama, yang paling sering sih makan di tempatnya khoirul_maklum ibunya selalu semangat banget kalau kita berkunjung ke rumahnya selalu saja disiapin makanan yang enak-enak serta belajar bareng untuk mengejar mimpi kami untuk kuliah_saling menyemangati saling memotivasi dan saling mendoakan tentunya.Kini hampir genap kita 3 tahun sudah berpisah ditempat yang berbeda-beda, meskipun setidaknya setiap Idul Fitri kami bertemu, tetapi kami tak kunjung puas bermain bersama.
Banyak hal yang telah kita lewati dimulai dari acara ketidakjelasan sampai acara yang terencana.  Setiap travel/touring yang kita lakukan pastunya ada saja hal-hal yang uniknya. Bagian dari kita ada tersangka ada yang jadi korban. Tapi kerjasama dan solidaritas kami erat bagaikan tali yang terbuat dari besi elastic_ada ya?. Jadi apapun yang terjadi kita akan tetap bersama, saling membantu tak kenal lelah.Inilah sedikit profil d’brothers sampai saat ini kami berjumlah 9 orang, antara lain:
1.    Bobi Arisandi, si pintar dan kalem ini setelah UN selesai dia memutuskan untuk kerja di Cikarang tuh, sampai sekarang masih disana dan sekarang ia sudah kuliah di BSI jurusan Manajemen Informasi. Ia berasal dari kelas IPA4. Dengan bakatnya yang terpendam ia meraih gelar Jajaka SMA 1 Banjar tahun 2008, ia juga aktif diorganisasi Pramuka (Ambalan Singa Jaya Patroman) sebagai bendahara. Dengan Vespa kesayangannya lah hal unik sering terjadi{hehe}
2. Dudi Julianto, si imut yang satu ini kini sudah dewasa_haha, setelah UN dia memutuskan untuk kuliah di Jurusan Agroteknologi Universitas Jendral Soedirman(UNSOED). Ia dapatkan jurusan tersebut melalui jalur snmptn. Sebelumnya sempet tuh mau ada rencana lain tetapi akhirnya diurungkan. Minatnya dibidang music, ahli lah main gitarnya tapi nyanyinya tidak seahli gerakan jarinya_hehehe. Ia berasal dari kelas IPA RSBI ceritanya.
3.   Ahmad Saehudin, wong jowo ini tinggal di Langensari. Ia sangat kental sekali dengan nuansa jawanya. Ia berasal dari kelas IPS. Kini ia kuliah Universitas Galuh jurusan Pendidikan Bahasa Indonesia. Selain itu aktiitasnya setiap weekend ngajar di salah satu SMP di langensari. Anggota d’brothers yang satu ini sangat anti sekali ikut acara yang harus menginvestasikan money-nya. Sungguh teman yang teladan dalam sifat menghematnya.
4. Tofan Ibrahim, dengan nama FB tofan Wijaya Kusuma ini memiliki dua kepribadian_sejauh pengamatan  kami. Entah apa kepribadian yang lainnya itu, yang pasti ia gak pernah ketinggalan dengan HPnya itu,heee. Kini temanku ini kuliah di Sekolah Tinggi Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (STISIP Bina PUtera) Jurusan Ilmu Pemerintahan, disana ia menjadi makasiswa teladan. Selain itu baru-baru ini ia menggaet gelar the runner up Jajaka tingkat Kota Banjar 2011. Kini ativitasnya selain kuliah ya itu ngurusin kota Banjar. Lulusan IPS ini salah satu galauers dansibuk jagain warungnya. Ia juga aktif tuh di OSIS sebagai Kabid Rohani…
5. Khoirul Anam, si Alim dan penyabar ini kini kuliah di Universitas Jendral Ahmad Yani(UNJANI) jurusan Psikologi. sempet selama 3 tahun kemaren mengikuti seleksi catar AKMIL tetapi masih belum rezekinya. Kini ia harus menunggu dan belajar giat lagi supaya bisa masuk kesana. Lulusan IPA1 ini, paling sering member makan d’brothers ni, secara dirumahnya segala ada_hahaa. Keaktifannya di Ambalan SInga Jaya Patroman membuat ia dipercaya sebagai bagian dari peran penting.huhu.. si ahli ojek ini bikin d’brothers was-was kalau sudah megang stang motor..Grrr
6. Fuji Rahmadani, driver vario ini lulusan IPA3. Ia sangat sayang kayaknya dengan kelasnya sampai2 jaketnya seringkali ia pakai. Dirumah ia lah kami pertama kali ngadain kumpulan kegejean. Cita-citanya ingin kerja di Bank, ia luapkan dengan kuliah di jurusan Bahasa Inggris di Uniersitas Siliwangi(UNSIL). Dengan Varionya ia pulang tuh tiap minggu kerumahnya, yang padahal dirumahnya jarang sekali kita temui orangtuanya. Dua-duanya sibuk kali yah..heee. semasa SMA ia aktif di organisasi OSIS, sebagi kabid.
7. Reza Nugraha, the last member inigabung disaat kita stuck dengan agenda jalan2, lahirlah ia dengan membawa bendera hijau untuk ngadain acara dirumahnya. “ngaliwet” lagi, mancing ikan dikolamnya dibelakang rumah sampai nginap-nginap dikamarnya. Si anak rajin ini lulusan IPA RSBI, dikelasnya ia menjadi Sekretaris. Dan ia aktif di OSIS di bidang Pendidikan. Kini ia “gak tahu” lagi dimana lagi apa dan kini rencana ia ke depan kita gak tahu. APa yang terjadi?? Cita-citanya kul di LN semoga tercapai.
8.  Dede Firmansyah, asalnya dari gunung sibatulawang, d’brothers mesti melewati suasana puncak dahulu sebelum kerumah lulusan IPA RSBI ini. Selama di SMA ia aktif diberbagai organisasi yaitu OSIS sebagai Sekretaris Umum, di Pramuka juga tapi hanya anggota biasa ajah. Si rajin ini pinter bikin “liwet” pantes yang lainnya ketagihan_huhu. Si pembawa motor supra fit, lebih sering “dibonceng” daripada sebagai driver, maklumlah ia baru belajar motor waktu itu. Kini Ia kuliah di Sekolah Tinggi Ilmu Statistik (STIS) jurusan Statistik tentunya.
9. Yana Suryana, yang sering dipanggil ujang oleh mamihnya ini, merupakan lulusan IPA4. Kini ia lanjut kuliah d Uniersitas Tekhnologi Yogyakarta(UTY) jurusan Akuntansi. Sebagai panggilan lainnya, c ebel ini orangnya kocak,riang dan penuh canda. Selama di SMA ia ikut organisasi Pramuka Ambalan Singa Jaya Patroman. Di d’brothers inilah, rumahnya menjadi tempat singgah karena dekat dengan sekolah. Dan kebetulan seringnya kita disuguhi gorengan_hehehe 
Anggota d’brotehrs tak pernah dibatasi dan tak pernah untuk maksud dikurangi, yang pasti kami satu kami peduli kami berjuang!Cita-cita kami masih jauh, semoga tali persahabatn kita tetap nyatu, dan bisa saja kita akan menjadi besar setelah kita menjadi orang-orang besar…